Monday, March 23, 2009

masih...

kini aku disini...
mengumpulkan semua sisa tenaga
berbekal semua kenangan dan rasa yang pernah ada
dan masih tetap ada

bertahan melawan semua sakit
yang pernah lirih menggores hati..
mencoba tetap kuat dan berpegang pada asal rasa yang ada
mencoba satukan semua meski resah
hati, pikir dan akal
kan kucoba sekali lagi...
tuk curahkan demi sebuah asa yang dulu pernah ada
sebuah mimpi yang pernah kita ukir bersama

merangkai kembali kepingan hati yang sempat berceceran
disini...
memungutnya perlahan
meski dengan hati teriris
dan tenaga yang hampir habis

tapi aku tetap disini...
memilih tuk tinggal dan gengam semua

sekali lagi....
untuk sekali lagi...
berjuang untuk kita...

karena waktu yang terlewat bukan tak berbekas.
karena hati yang tercurah bukan hanya ucap kata.
dan kulihat disini...
masih tetap ada kita...

Wednesday, March 18, 2009

aku...

aku dan ruang hitam ini...
mencoba berjuta asa dan beragam cara
mencoba berjalan berharap kan jelang keunguan

semua mendesak keras ditiap rongga nadiku
tersendak sesak akan semua akal yang bersemayan di dalam pikir

pikir ini..
hati ini...

terasa keras meremas hidupku yang seharusnya tenang
kini beriak dalam dan menghamburkan ombak
membawaku larut dalam peperangan tiada akhir...

aku lelah...
sudah hentikan saja perahu ini
tenggelamkan saja semua
agar dapat kupejamkan mata tuk beristirahat
dan tenggelam dalam asinnya lautan
biar kunikmati segarnya yang menyelimuti seluruh tubuh ini
dan abadi bersama gelombangnya...

Friday, March 6, 2009

berhenti sejenak....

aku tergeletak...
bergeliat dilantai yang dingin ini...
tak tahu arah...

kata-kata mulai keluar tak beraturan seperti muntahan saja. semua tak dapat lagi dicerna sang otak. tak tahu lagi apa yang dimaksud. tak tahu lagi apa yang dimau. mencoba mencerna semua namun tergilas laju sang waktu dan terinjak derap cepat hidup yang berlalu. mencoba berhenti sejenak dalam diam. mencari ruang kosong untuk tenangkan pikir. agar dapat ku runut satu per satu semuanya dan kutelaah dengan cermat masing-masing darinya. otak ini penuh sesak dengan tumpukan rasa dan akal, mimpi dan nyata, senyum dan air mata. semua tertumpuk disana seolah akan meledak. seharusnya bagaimana...? aku tak tahu hanya mampu mengeliat dalam gelisah dan terhanyut arus hidup yang berjalan tanpa henti. "aku butuh berhenti sejenak" teriak ku dalam hati. namun semua tetap melaju dengan cepat. dengan tergesa-gesa dan nafas yang mulai tersenggal aku mencoba berlari mengejar semua. namun aku lelah.... aku butuh berhenti dan berpikir sejenak tentang semua. karena aku lelah berlari tanpa arah seperti ini...